background warna

Rabu, 01 November 2017

Cara Membuat Partisi Baru di Windows Tanpa Software

November 01, 2017 0 Comments

Cara Membuat Partisi Baru di Windows Tanpa Software

Apakah harddisk komputer kamu masih memiliki banyak ruang kosong? Jika iya, mungkin kamu pernah terpikirkan untuk membuat partisi baru pada komputermu. Membuat partisi baru akan sangat berguna jika kamu ingin menambahkan drive path baru untuk menyimpan file-file yang penting atau menginstall sistem operasi yang lainnya untuk dijadikan dual boot. Pada Windows Vista, 7, 8, hingga Windows 10 terdapat tool bawaan yang berfungsi untuk manajemen partisi harddisk yang bernama Disk Management. Dengan tool tersebut kita bisa membagi atau membuat partisi baru, memformat partisi, menghapus partisi dan bahkan kamu bisa menggabungkan partisi untuk menambahkan ruang kosong pada partisi tertentu.

Namun, ada beberapa orang masih bingung bagaimana caranya membuat partisi baru di komputer mereka. Bahkan ada juga yang beranggapan jika membuat partisi baru, maka file-file yang tersimpan akan turut hilang. Tetapi kamu tidak perlu khawatir akan hal tersebut, membuat partisi baru sama sekali tidak akan menghapus semua file yang tersimpan pada harddisk. Jadi, file-file kamu akan tetap aman tanpa berkurang sedikit pun. Nah, bagi kamu yang hingga saat ini masih bingung bagaimana caranya membuat partisi baru, berikut ini langkah-langkahnya:

Pertama buka Start Menu. Lalu klik kanan pada Computer, pilih Manage.

Setelah jendela terbuka, pada sisi sebelah kiri, pilih Disk Management.
Maka pada sisi sebelah kanan akan tampil daftar semua partisi yang ada, silahkan pilih drive mana yang ingin kamu bagi untuk dijadikan partisi baru. (Pada tutorial ini, aku pilih drive D: yang ingin aku bagi). Kemudian klik kanan pada partisi yang kamu pilih, lalu pilih Shrink Volume….
Pada kotak dialog shrink, kamu bisa menentukan berapa kapasitas yang akan dibuat untuk partisi baru dari hasil pembagian drive yang kamu pilh tadi. (Pada tutorial ini, aku ingin membuat partisi baru dengan kapasitas 40000 MB). Jika sudah, klik tombol Shrink.
Setelah proses Shrink volume selesai, maka kamu akan melihat sebuah partisi baru dengan status Unallocated atau Free Space. Namun partisi dengan status tersebut masih belum bisa digunakan. Oleh karena itu, kamu harus memformatnya terlebih dahulu agar partisi tersebut bisa digunakan.
Caranya, klik kanan pada partisi tersebut, kemudian pilih New Simple Volume...
Klik Next untuk melanjutkan.
Pada bagian ini kamu akan diminta menentukan kapasitas yang akan digunakan pada partisi baru (sebaiknya gunakan semuanya). Jika sudah, lalu klik Next.
Pada bagian ini kamu akan diminta menentukan kapasitas yang akan digunakan pada partisi baru (sebaiknya gunakan semuanya). Jika sudah, lalu klik Next.
Kemudian Pilih Format this volume with the following settings, Pilih format file system NTFS, pada Alocation unit size pilih Default, pada Volume label isi dengan nama drive sesuai keinginanmu, serta beri centang pada Perform quick format. Jika sudah, lalu klik Next.
Dan klik Finish.
Selesai, sekarang kamu akan melihat sebuah partisi baru yang siap untuk digunakan.
Bagaimana? Mudah bukan? Dengan begitu kini kamu bisa membuat partisi sendiri tanpa harus pergi ke teknisi komputer hanya untuk membuat partisi baru, hehehe :D

 Terima Kasih Semoga Bermanfaat.. :)

Belajar CSS

November 01, 2017 0 Comments

PENGERTIAN CSS (Cascading Style Sheets)

CSS adalah salah satu bahasa pemrograman web yang mengatur komponen dalam suatu web supaya web lebih terstruktur rapi, dan indah. Jadi dalam suatu web tanpa CSS tidak akan bisa indah, dengan CSS kita dapat mengatur keindahan tampilan web kita semau kita sendiri. untuk itu perlu pembelajaran memahami CSS agar tampilan web anda dapat terlihat indah.

CARA PENULISAN CSS (Cascading Style Sheets)

Dalam penulisan CSS harus diperhatikan cara penulisannya, jika cara penulisan CSS salah, maka skrip CSS yang telah kita tulis tidak dapat dijalankan atau tidak sesuai dengan kita harapkan. Dalam penulisan CSS terdapat dua versi menurut gua yaitu :
  1. Penulisan CSS dengan versi pertama
Dalam penulisan versi ini yang mana skrip CSSnya dideviniskan di awal dan baru dipanggil pendevinisiannya saat diperlukan saja. Jadi pada intinya kode CSSnya ditulis dahulu baru nanti pada saat tertentu kita dapat memakainya saat diperlukan saja dengan funsi <div> atau fungsi lainnya seperti class dll. Bahkan dalam penulisan versi ini dapat dipanggil dari file lain, misal kita membuat file dengan ekstensi/formatnya .css lalu jika kita ingin memamakainya dapat dipanggil dengan menggunakan funsi link rell untuk penulisan skrip versi pertama dibuka dengan kode <style type="text/css"> lalu tulis nama pendiskripsian skripnya misal "body" degan mengawali tanda pagar (#) atau titik (.) di depan tulisannya sehingga menjadi #body setelah itu buka kurung dengan menggunakan kurung ini ini "{" lalu baru skrip cssnya kita masukan, dengan aturan menulis kode efek cssnya lalu "titik dua" lalu kita tuliskan satuan atau warna atau yang lain tergantung dari kode efeknya. dan setiap satu pemberian efek harus ditutup dengan "titik koma ( ; ) dan tuliskan skrip nama efeknya dan seterusnya sama. dan kalau pendeskrisiannya 2 kata jangan diberi spasi tapi di sambung dengan menggunakan tanda minus( - ) jika sudah selesai menulis kode efeknya tutup tanda kurungnya lalu tulis pendeskripsain kedua jika masih ada, tulis sesuai dengan aturannya. Berikut ini sekedar contoh dari penulisan :

2. Penulisan CSS dengan versi kedua
Kalau penulisan versi ini dalam setiap objeck yang mau diberi fungsi CSS kita harus menulis menyelipkannya dengan cara contoh menulis <div style=" "kode css anda ditaruh disini"> objeck yang mau diberi funsi dari CSS </div> Jadi pada intinya penulisannya kita menyelipkan objeknya diantara tag pembukan dan penutupnya. Untuk penulisan kodenya sama dengan penulisan versi pertama. Contoh :
<div style="background: #990099;">< objeck anda disini</div>

CIRI-CIRI skrip CSS (Cascading Style Sheets)

Untuk mengetahui skip CSS dalam kumpulan skrip, dan membedakan yang mana yang merupakan skrip CSS dan yang mana yang bukan. perlu diketahui ciri-ciri skrip CSS. Berikut ini adalah ciri-ciri skrip CSS :

Dalam penulisan CSS versi pertama itu cara penulisan skripnya dibuka dengan skrip &<style> , kalau penulisan versi kedua pasti dalam skrip terdapat kata "style" itu menunjukan bahwa skrip tersebut terdapat cssnya. misal seperti :

<p style="text-indent:50px;">
<SPAN style="BACKGROUND-COLOR: #FFFF00">
<textarea style=" border: 5px dashed red ;"
Dalam penulisan kode yang dua kata tidak di spasi tapi disambung dengan tanda (-) misal seperti kata margin-top, margin-left, font-size dll.

CONTOH CSS (Cascading Style Sheets)

Berikut ini adalah contoh kumpulan skrip CSS : 


Terima Kasih Semoga Bermanfaat.. :)

Terima Kasih Sudah Berkunjung ke Blog RPL